Daftar sumber menggabungkan beberapa provinsi dalam kelompok kawasan. Kelompok tersebut tetap ditampilkan sesuai judul sumber dan tidak dibagi ke provinsi tertentu tanpa dukungan rujukan.

Tekan Enter atau pilih Cari untuk menampilkan hasil. Reset

Menampilkan 12 dari 533 suku yang memiliki keterangan tersedia, halaman 3 dari 45.

Gambar yang tersedia untuk suku Tionghoa-Indonesia
Kawasan menurut sumber · Bali dan NTB

Tionghoa-Indonesia

Orang Tionghoa Indonesia (juga disebut orang Tionghoa), adalah salah sebuah kelompok masyarakat di Indonesia adalah orang Indonesia yang leluhurnya bermigrasi dari Tiongkok dalam kurun waktu delapan abad terakhir. Leluhur orang Tionghoa-Indonesia berimigrasi secara bergelombang sejak ribuan tahun yang lalu melalui kegiatan perniagaan. Peran mereka beberapa kali muncul dalam sejarah Indonesia, bahkan sebelum Republik Indonesia dideklarasikan dan terbentuk. Catatan-catatan dari Tiongkok menyatakan bahwa kerajaan-kerajaan kuno di Nusantara telah berhubungan erat dengan dinasti-dinasti yang berkuasa di Tiongkok. Faktor inilah yang kemudian menyuburkan perdagangan dan lalu lintas barang maupun manusia dari Tiongkok ke Nusantara dan sebaliknya. Orang Tionghoa dan keturunannya yang berasal dari Indonesia telah tinggal di kepulauan Indonesia setidaknya sejak abad ke-13. Banyak dari mereka yang awalnya datang sebagai pendatang (penduduk sementara), yang berniat untuk kembali ke kampung halamannya pada hari tua. Namun, sebagian lagi tinggal di wilayah ini sebagai migran ekonomi. Populasi mereka berkembang pesat selama periode kolonial ketika para pekerja dikontrak dari provinsi asal mereka di Tiongkok Selatan.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Badui
Provinsi · Banten

Badui

Suku Badui alias Sunda Badui (Bahasa Badui: Urang Kan??k??s, Urang Cib??o, atau kadang hanya sering disebut Badui, atau ditulis dalam ortografi latin bahasa Sunda sebagai Baduy) merupakan sekelompok masyarakat adat Sunda yang mendiami wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Populasi berjumlah 9.558 orang pada tahun 2023.mereka merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menutup diri mereka dari dunia luar. Selain itu mereka juga memiliki keyakinan tabu untuk didokumentasikan, khususnya penduduk wilayah Badui Dalam. Suku Badui termasuk sub-suku dari suku Sunda, mereka dianggap sebagai masyarakat Sunda yang belum terpengaruh modernisasi atau kelompok yang hampir sepenuhnya terasing dari dunia luar. Masyarakat Badui menolak istilah "wisata" atau "pariwisata" untuk mendeskripsikan kampung-kampung mereka. Sejak 2007, untuk mendeskripsikan wilayah mereka serta untuk menjaga kesakralan wilayah tersebut, masyarakat Badui memperkenalkan istilah "Saba Budaya Badui", yang bermakna "Silaturahmi Kebudayaan Badui".

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Banten
Provinsi · Banten

Banten

Suku Banten atau Sunda Banten (aksara Sunda: ????????? ????????????????????????, Urang Wahanten) adalah sub-etnis Sunda yang mendiami bekas wilayah Kesultanan Banten (sekarang bagian dari Banten) di luar Parahyangan, Cirebon, dan Jakarta. Menurut Sensus Penduduk tahun 2010 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, populasi suku Banten mewakili 2,1% dari penduduk Indonesia, atau sekitar 4.657.000 jiwa lebih. Orang Banten umumnya bertutur menggunakan sebuah dialek dari bahasa Sunda yang disebut sebagai bahasa Sunda Banten.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Betawi
Provinsi · Banten

Betawi

Suku Betawi (Betawi: Orang Betawi) adalah kelompok etnis Austronesia yang merupakan penduduk asli kota Jakarta dan sekitarnya. Kemunculan istilah "Betawi" pertama kali pada abad ke-17 sebagai suatu komunitas masyarakat dari berbagai etnis Nusantara yang datang dan menetap di Batavia. Suku ini terbentuk melalui proses asimilasi dari berbagai budaya, termasuk Sunda, Jawa, Melayu, Bugis, Ambon, Manado, Makassar, Arab, Tionghoa, India, dan Eropa, sehingga menciptakan identitas budaya yang unik. Di era modern ini, masyarakat dari berbagai suku bangsa, terutama suku Sunda, yang telah lama mendiami wilayah Jabodetabek, melupakan bahasa mereka dan beralih ke bahasa Betawi, bisa juga disebut orang Betawi. Meskipun mereka memiliki hubungan darah yang lebih dekat dengan orang-orang yang masih berbicara menggunakan bahasa Sunda di wilayah pinggiran, khususnya di Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Banten

Lampung Cikoneng

Suku Lampung Cikoneng (Lampung Cikoneng: Urang Lampung Cikoneng) adalah sebuah kelompok etnis yang merupakan sub-suku Lampung dan tinggal di desa Cikoneng yang terletak di pantai barat Banten. Mereka tinggal di empat kampung yang terletak di dalam wilayah desa Cikoneng dan dalam bertutur menggunakan bahasa Lampung Cikoneng. Nenek moyang mereka berasal dari daerah Kalianda, Lampung. Secara historis, Lampung dan Banten memiliki kedekatan khusus pada masa Kesultanan Banten dan secara geografis letak Banten dengan Lampung hanya terhubung oleh Selat Sunda. Masyarakat Lampung Cikoneng termasuk kedalam Ulun Peminggir yang wilayahnya terletak di pesisir.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Melayu
Provinsi · Banten

Melayu

Suku Melayu (bahasa Melayu: Orang Melayu, Jawi: أورڠ ملايو) adalah salah satu kelompok etnis di wilayah Austronesia yang menempati wilayah pesisir timur Sumatra, Semenanjung Malaya, dan beberapa wilayah di Kalimantan. Selain itu, kelompok etnis ini juga dapat dijumpai di pulau-pulau kecil yang tersebar di antara wilayah besar tersebut. Wilayah-wilayah persebaran ini sering kali disebut sebagai dunia Melayu. Wilayah-wilayah tersebut pada masa sekarang merupakan bagian dari negara Malaysia, Indonesia (Sumatra bagian timur dan selatan, serta Kalimantan), bagian selatan Thailand (Pattani, Satun, Songkhla, Yala, dan Narathiwat), Singapura, dan Brunei Darussalam. Terdapat beberapa perbedaan unsur bahasa, kebudayaan, kesenian, dan keberagaman sosial di antara sub-kelompok turunan dari bangsa Melayu. Hal ini karena suku Melayu inti menyebar ke berbagai penjuru wilayah dunia Melayu, sehingga terjadi asimilasi sub-kelompok turunan Melayu dengan beberapa kelompok etnis daerah tertentu di wilayah Asia Tenggara Maritim. Secara historis, populasi suku Melayu merupakan turunan langsung dari orang-orang suku Austroasiatik Austronesia yang menuturkan bahasa-bahasa Melayik yang menjalin kontak dan perdagangan dengan kerajaan, kesultanan, ataupun pemukiman tertentu (terutama dengan kerajaan Brunei, Kedah, Langkasuka, Gangga Negara, Chi Tu, Nakhon Si Thammarat, Pahang, Melayu dan Sriwijaya.) Perkembangan dan pendirian Kesultanan Malaka pada abad ke-15 menyebabkan revolusi besar-besaran pada sejarah bangsa Melayu. Hal tersebut terjadi karena kesultanan tersebut membawa perubahan yang sangat signifikan pada tata kebudayaan dan kesultanan tersebut meraih kejayaan pada masa tersebut. Menurut catatan sejarah, suku Melayu telah dikenal sebagai komunitas pedagang lintas perairan dengan karakteristik budaya yang dinamis. Mereka dapat menyerap, berbagi, dan menyalurkan sekian banyak keunikan kebudayaan dari kelompok etnik lain, seperti kebudayaan Minang dan Aceh.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · DKI Jakarta

Arab

Orang Arab Indonesia (bahasa Arab: ?????? ????????????????) adalah penduduk Indonesia yang memiliki darah Arab dan Pribumi Indonesia. Pada awal kedatangan, mereka umumnya tinggal di perkampungan Arab yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Pada zaman kolonial Belanda mereka dianggap sebagai bangsa Timur Asing bersama dengan suku Orang Tionghoa-Indonesia dan suku India-Indonesia.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Batak
Provinsi · DKI Jakarta

Batak

Suku Batak merupakan kelompok etnik terbesar ketiga di Indonesia berdasarkan data sensus Badan Pusat Statistik pada tahun 2010. Nama ini merupakan sebuah istilah kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari Provinsi Sumatera Utara. Suku bangsa yang termasuk sebagai Batak adalah Angkola, Karo, Mandailing, Pakpak-Dairi, Simalungun, dan Toba. Suku Batak dipercaya sebagai kelompok masyarakat pertama yang bermukim di Sumatera, khususnya di pedalaman bagian utara. Diperkirakan suku ini telah menetap sejak Zaman Logam dan mendirikan pemukiman yang dipimpin oleh raja. Dalam kepercayaan masyarakat Batak, Siraja Batak adalah penguasa pertama sekaligus leluhur bagi semua marga Batak, sehingga orang Batak bisa menarik silsilah-nya dari Siraja Batak hingga generasi saat ini. Pada era Hindia Belanda, pemerintah kolonial mendirikan Keresidenan Tapanuli di wilayah Sumatera Utara saat ini, yang dibagi lagi menjadi beberapa afdeling (wilayah), yakni Padang Siidempuan, Nias, Sibolga, dan Bataklanden. Suku Batak memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pada awal abad ke-20, kelompok pemuda yang menamai dirinya Jong Batak menghadiri Sumpah Pemuda dan secara aktif mendukung persatuan Indonesia melawan penjajahan Belanda.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Betawi
Provinsi · DKI Jakarta

Betawi

Suku Betawi (Betawi: Orang Betawi) adalah kelompok etnis Austronesia yang merupakan penduduk asli kota Jakarta dan sekitarnya. Kemunculan istilah "Betawi" pertama kali pada abad ke-17 sebagai suatu komunitas masyarakat dari berbagai etnis Nusantara yang datang dan menetap di Batavia. Suku ini terbentuk melalui proses asimilasi dari berbagai budaya, termasuk Sunda, Jawa, Melayu, Bugis, Ambon, Manado, Makassar, Arab, Tionghoa, India, dan Eropa, sehingga menciptakan identitas budaya yang unik. Di era modern ini, masyarakat dari berbagai suku bangsa, terutama suku Sunda, yang telah lama mendiami wilayah Jabodetabek, melupakan bahasa mereka dan beralih ke bahasa Betawi, bisa juga disebut orang Betawi. Meskipun mereka memiliki hubungan darah yang lebih dekat dengan orang-orang yang masih berbicara menggunakan bahasa Sunda di wilayah pinggiran, khususnya di Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · DKI Jakarta

Hakka

Hakka (K??ji?? ??????) adalah salah satu kelompok Tionghoa Han yang terbesar di Republik Rakyat Tiongkok. Hakka merupakan kelompok Han terakhir yang bermigrasi ke selatan dari Tiongkok Utara secara bertahap semenjak abad ke-4 M karena bencana alam, perang, dan konflik. Migrasi Hakka keluar dari Tiongkok juga terjadi secara besar-besaran, sehingga sekarang komunitas Hakka tersebar di berbagai provinsi di Tiongkok dan negara-negara di dunia. Orang Hakka merupakan salah satu kelompok terbesar Tionghoa di luar Tiongkok.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · DKI Jakarta

Hokkian

Orang Min Selatan atau Orang Minnan, merujuk kepada penduduk Suku Han dari provinsi Fujian bagian selatan di Republik Rakyat Tiongkok. Sejak lama, banyak orang-orang Min Selatan telah menjadi perantau dan tinggal di berbagai negara, terutama di Asia Tenggara. Istilah akademis cenderung menggunakan istilah orang yang berasal dari Fujian Selatan ???????????? ???B??n-l??m t??-khu??? sebagai Orang Minnan ????????????/B??n-l??m-l??ng???. Selama berabad-abad orang Minnan telah menyebar ke berbagai daerah lain di Tiongkok dan menciptakan kelompok bahasa-bahasa Minnan yang semakin berbeda jauh, walaupun mereka masih dianggap sebagai bagian dari keluarga Rumpun Minnan (????????????). Rumpun Minnan tidak hanya meliputi orang Fujian Selatan, tetapi juga Orang Chaozhou (?????????), Orang Hailufeng (?????????), Orang Zhenan (?????????), Orang Leizhou (??????), Orang Hainan (??????) dan Orang Min di Zhongshan (?????????).

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku India
Provinsi · DKI Jakarta

India

Orang India-Indonesia adalah kelompok masyarakat keturunan India yang tinggal dan menetap di Indonesia. Orang-orang keturunan Asia Selatan lain juga bisa disebut sebagai orang India-Indonesia. Menurut data dari Kementerian Luar Negeri India, pada Januari 2012, ada 120.000 masyarakat Indonesia keturunan India, dan 9.000 di antaranya adalah warganegara India, yang mereka bekerja dan tinggal di Indonesia. Masyarakat India-Indonesia kebanyakan tinggal di Sumatera Utara, Banda Aceh, Surabaya, Medan dan Jakarta. Di Jakarta, masyarakat Tamil-Indonesia mempunyai organisasi yang bernama "Indonesia Tamil Tamram" yang bergerak dalam pelestarian bahasa dan budaya Tamil, membangun saling pengertian antara orang India dan Indonesia, dan memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak Tamil di Indonesia untuk belajar bahasa ibu mereka. Untuk maksud tersebut, organisasi ini mengadakan kursus bahasa dan budaya, membagikan literatur dalam bahasa Tamil, menyelenggarakan berbagai kegiatan terkait, seperti debat, drama, tarian, dan musik, mendatangkan artis-artis terkenal dari India dalam bidang tari, musik, drama, dll. Kelompok suku masyarakat Punjabi dari India Utara banyak terdapat di kota-kota besar di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dll. dan pada umumnya mereka hidup sebagai pedagang. Banyak dari mereka yang beragama Sikh. Beberapa tokoh terkemuka dari masyarakat ini misalnya adalah Raam Punjabi, raja sinetron Indonesia dan istrinya, Rakhee Punjabi, H.S. Dillon, pakar ekonomi pertanian.Kehidupan masyarakat Indonesia keturunan India dikemas dengan begitu unik dalam serial televisi "Raj's Family" di salah satu stasiun televisi swasta. Seorang tokoh Punjabi-Indonesia yang sering terlupakan adalah Gurnam Singh, pelari maraton pada era 1960-an yang menjadi pelari tercepat Asia pada Asian Games 1962 di Jakarta. Gurnam Singh juga berasal dari Sumatera Utara. Orang-orang Gujarati dahulu datang ke Indonesia untuk menyebarkan agama Islam. Pada saat ini, mereka terkonsentrasi dalam satu wilayah yang dinamakan sebagai Kampung Pekojan. Selain itu, di Indonesia ada pula kelompok suku masyarakat Sindhi yang juga banyak berperan dalam dunia perdagangan di Indonesia. Mereka umumnya bergerak di bidang industri garmen dan tekstil, makanan dan pertanian, perfilman, intan permata dan batu-batu mulia. Masyarakat Sindhi di Indonesia mempunyai organisasi sosial yang bernama "Gandhi Seva Loka" yang banyak memberikan bantuan kepada komunitas mereka sendiri, serta menyelenggarakan proram orang tua asuh secara teratur. Organisasi ini juga menolong kaum fakir-miskin di kalangan masyarakat yang lebih luas, khususnya ketika ekonomi negara dilanda krisis yang berkepanjangan. Di dalam aktivitas sosialnya, masyarakat India-Indonesia mendirikan sekolah Gandhi International School di Jakarta. Selain itu, ada pula beberapa Gurdwara, yakni tempat ibadah bagi mereka yang beragama Sikh, dan kuil bagi mereka yang beragama Hindu dan Jain.

Klik untuk melihat detail

Ringkasan suku bangsa dihimpun dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi pada sumbernya. Teks dilisensikan menurut Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0; lisensi setiap gambar mengikuti halaman berkasnya.