Daftar sumber menggabungkan beberapa provinsi dalam kelompok kawasan. Kelompok tersebut tetap ditampilkan sesuai judul sumber dan tidak dibagi ke provinsi tertentu tanpa dukungan rujukan.

Tekan Enter atau pilih Cari untuk menampilkan hasil. Reset

Menampilkan 12 dari 533 suku yang memiliki keterangan tersedia, halaman 29 dari 45.

Gambar yang tersedia untuk suku Korowai (Arubkor Klufo)
Provinsi · Papua Pegunungan

Korowai (Arubkor Klufo)

Suku Korowai (Koroway) atau Kolufo-yanop (Klufo, Karufo, Klufwo) adalah suku di pedalaman Papua Pegunungan dan Papua Selatan, Indonesia dan populasi sekitar 3.000 orang. Suku ini hidup di rumah yang dibangun di atas pohon dengan ketinggian 4,5–9 meter yang disebut khaim (xaim).

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Lani
Provinsi · Papua Pegunungan

Lani

Lani adalah suku asli di Ilaga, Puncak, Papua Tengah hingga Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Suku Lani sering disebut Dani Barat oleh para misionaris asing untuk mengelompokan suku tersebut dengan suku Dani yang tinggal di Lembah Baliem di sebelah timur. Ini karena kemiripan bahasa yang mereka gunakan yaitu bahasa Lani yang termasuk rumpun bahasa Dani. Wilayah Ilaga ini merupakan suatu lembah luas dan indah, yang dibelah oleh aliran Sungai Il arong. Daerah dengan ketinggian di alas 1.500 meter ini bersuhu 6-2 Celcius. Disepanjang aliran sungai, lereng bukit, bahkan sampai ke puncak bukit.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Pegunungan

Lepki

Suku Lepki atau Bridal adalah sebuah kelompok etnis yang mendiami wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan terutama di pinggir Sungai Sobger.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Mek (Nalca/Hmanggona Nipsan Kosarek); Mek
Provinsi · Papua Pegunungan

Mek (Nalca/Hmanggona Nipsan Kosarek); Mek

Suku Mek adalah kelompok etnis yang mendiami lembah-lembah di bagian timur Pegunungan Tengah di Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Pegunungan Bintang. Kehidupan suku Mek pernah dibahas di seri televisi dari Discovery Channel berjudul Living with the Mek (Tinggal bersama Suku Mek) yang disiarkan pada tahun 2008.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Nduga
Provinsi · Papua Pegunungan

Nduga

Nduga adalah suku asli di wilayah Pegunungan Tengah bagian selatan, terutama di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan dan sekitarnya. Wilayah suku Nduga berbatasan dengan suku Dani dan Lani di sebelah utara, suku Asmat di sebelah selatan, suku Damal di sebelah barat, dan Suku Ngalik di sebelah timur. Suku Nduga mengelompokan diri menjadi dua, suku Nduga di daerah panas (dataran rendah) seperti di Mapenduma, Mbua Tengah hingga Kora-Bawah, Wosak-Bawah, Kenyam, Geselma, Wandud, dan Alama. Lalu kelompok kedua yaitu suku Nduga yang berdiam di daerah dingin (dataran tinggi) seperti di Yigi, Mbuwa-Atas, Iniye, Wosak-Atas, dan Kora-Atas.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Pegunungan

Ngalik (Silimo)

Suku Ngalik (disebut juga sebagai Silimo) adalah kelompok etnis yang mendiami Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Suku Ngalik membentuk kampung-kampung kecil yang tersebar di daerah pegunungan tengah, di sekitar lembah Baliem. Kampung-kampung suku Ngalik dapat ditemukan di Distrik Silimo, Distrik Amuma, Distrik Musaik, Distrik Usamo, Distrik Suru-Suru, dan Distrik Obio. Mereka berbahasa Silimo (disebut juga Paiyage, Usak, Wulik, Nalik Selatan) yang merupakan anggota Rumpun bahasa Ngalik, cabang dalam Rumpun bahasa Lembah Baliem (Dani), yang berhubungan dekat dengan bahasa-bahasa Yali (Ngalik Utara) dan bahasa Nduga.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Ngalum
Provinsi · Papua Pegunungan

Ngalum

Suku Ngalum adalah kelompok etnis Ok yang mendiami Papua Pegunungan bagian timur. Di bagian Indonesia, mereka tinggal di Kabupaten Pegunungan Bintang, sementara di bagian Papua Nugini di Provinsi Sandaun dan Provinsi Barat.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Pegunungan

Nggem

Suku Nggem (disebut juga sebagai Gem) adalah kelompok etnis yang mendiami wilayah sekitar Kobagma dan Kelila di Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan. Wilayah mereka dibatasi Taborta di sebelah utara, Lani di sebelah barat, Walak di sebelah selatan, dan Yali di sebelah timur.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Pegunungan

Obukain (Diuwe)

Suku Diuwe atau Obukain adalah kelompok etnis yang berasal dari Kampung Obokain, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Diuwe yang berkerabat dekat dengan bahasa Citak.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Walak
Provinsi · Papua Pegunungan

Walak

Suku Walak adalah kelompok etnis yang tinggal di kawasan Pegunungan Tengah, Lembah Baliem. Lebih tepatnya Lembah Kobagma, Ilugwa, Eragayam, Wolo, dan Yalengga di pinggir Sungai Mamberamo, di antara Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Jayawijaya, dan Kabupaten Yalimo.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Yali (Yalimek/Inlom Angguruk Ninia); Yali (Apahapsili Abenaho Gilika)
Provinsi · Papua Pegunungan

Yali (Yalimek/Inlom Angguruk Ninia); Yali (Apahapsili Abenaho Gilika)

Suku Yali adalah kelompok etnis yang mendiami Provinsi Papua Pegunungan, Indonesia. Suku Yali membentuk kampung-kampung kecil yang tersebar di daerah pegunungan tengah, di sebelah timur dari lembah Baliem. Orang Yali juga terbagi-bagi menurut bahasa, dialek, dan budayanya, menjadi dua kelompok besar: Yalimek dan Yalimo. Masyarakat di Anggruk sendiri lebih memilih disebut Yali saja.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Selatan

Aghu

Suku Aghu adalah sub-suku Awyu yang mendiami daerah Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Indonesia. Bahasa yang digunakan adalah Awyu Tengah yang terbagi menjadi dua, Sungai Mappi (Aghu) dan Sungai Pasue (Nohon, Mitak).

Klik untuk melihat detail

Ringkasan suku bangsa dihimpun dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi pada sumbernya. Teks dilisensikan menurut Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0; lisensi setiap gambar mengikuti halaman berkasnya.