Daftar sumber menggabungkan beberapa provinsi dalam kelompok kawasan. Kelompok tersebut tetap ditampilkan sesuai judul sumber dan tidak dibagi ke provinsi tertentu tanpa dukungan rujukan.

Tekan Enter atau pilih Cari untuk menampilkan hasil. Reset

Menampilkan 12 dari 533 suku yang memiliki keterangan tersedia, halaman 25 dari 45.

Gambar yang tersedia untuk suku Sobei
Provinsi · Papua

Sobei

Suku Sobey, atau dieja Sobei, adalah suku rumpun Austronesia yang hidup pada tiga wilayah utama, yakni Sawar, Bagaiserwar, dan kota Sarmi. Selain itu, mereka juga menempati beberapa pulau, seperti Liki-liki, Wakde, Yamna, Anus, dan Podena. Mereka merupakan salah satu dari lima suku besar di Kabupaten Sarmi, Papua, Indonesia.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Tabla
Provinsi · Papua

Tabla

Suku Tabla (Tepra, Tepera) adalah suku bangsa yang mendiami Distrik Depapre dan wilayah sekitarnya di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua

Taorikei/Torweja

Suku Torweja atau Kaiy atau Taori-kei adalah satu dari tiga suku asli di wilayah Kampung Kaiy, Rufaer, Kabupaten Mamberamo Raya. Lebih tepatnya di sepinggir Sungai Tariku.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Tobati
Provinsi · Papua

Tobati

Suku Tobati (atau disebut juga Tobati-Enggros; dikenal juga sebagai Youtefa Tobati) adalah kelompok etnis yang mendiami Kota Jayapura, Indonesia. Suku Tobati mendiami pesisir Teluk Youtefa seluas 1.675 ha yang termasuk di wilayah distrik Jayapura Selatan dan membangun pemukiman di atas laut. Hingga kini, permukiman suku Tobati di sekitaran Teluk Youtefa umumnya dibangun di atas permukaan laut yang persis dibangun dekat ke darat.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Yapen
Provinsi · Papua

Yapen

Suku Yapen adalah rumpun suku yang mendiami Pulau Yapen di Teluk Cenderawasih kelompok suku ini terdiri dari 7 suku asli dan 3 suku penetap, suku asli seperti Yawa Unat, Ampari, Busami, Arui Sai, Berbai, Pombawo, dan 3W (Wondau, Wondei, Wonawa), sedangkan suku penetap seperti Suku Biak, Waropen, dan Suku Kurudu (merupakan asimilasi dari suku Ampari dan Biak)

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Arfak
Provinsi · Papua Barat

Arfak

Suku Arfak adalah orang-orang yang tinggal di Pegunungan Arfak yang masuk ke dalam wilayah Provinsi Papua Barat. Sementara, Provinsi Papua Barat adalah bagian dari wilayah Bangsa Indonesia yang berada di bagian Kepala Burung Pulau Papua. Kawasan tempat tinggal Suku Arfak masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak yang berada di Pegunungan Arfak berketinggian 2.950 mdpl. Disebut Suku Arfak karena mereka tinggal di kawasan Pegunungan Arfak tersebut. kawasan ini berbatasan dengan Kabupaten Manokwari di sisi utara, sedangkan di sisi timur berbatasan dengan Kabupaten Manokwari Selatan. Sisi selatan berbatasan dengan Kabupaten Teluk Bintuni, kemudian sisi barat berbatasan dengan Kabupaten Sorong Selatan. Suku Arfak tinggal di sebuah kawasan yang berpotensi sebagai tempat wisata karena Kabupaten Pegunungan Arfak memiliki danau Anggi. Ada wisata kuliner yang berupa makanan khas Suku Arfak, serta potensi kearifan lokal seperti hidup bersama dengan Suku Arfak untuk merasakan potensi lokal seperti cara bertani, cara membuat rumah khas Suku Arfak, sampai dengan cara bertahan hidup di tengah hutan. Kabupaten Pagaf dapat dijangkau melalui dua jalur utama. Jalur pertama menuju Pegunungan Arfak dan Kabupaten Pegaf bisa melewati jalur Kabupaten Manokwari. Jalur kedua adalah melewati Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Hatam
Provinsi · Papua Barat

Hatam

Suku Hatam adalah sekelompok suku lokal yang bermukim di Pegunungan Arfak, Kecamatan Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Mereka dikategorikan dalam rumpun suku besar Arfak. Umumnya, Suku Hatam diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok atau rumpun, yaitu Suku Moile, Tinam, dan Urwam. Ketiga kelompok atau rumpun itu kemudian dibagi lagi menjadi beberapa marga atau klen berdasarkan hubungan keluarga, seperti Mandacan, Wonggor, Ullo, Ayok, Indou, Saiba, Iwouw, dan Nuham. Mereka menyebar ke beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Manokwari, seperti Ransiki, Waren, Momi, Anggi, Warmare, dan juga di pusat Ibu Kota Kabupaten Manokwari. Secara terperinci, mereka menyebar dari Ransiki berlanjut ke sebalah barat danau-danau Anggi sampai batas sekitar Kota Manokwari. Perkampungan mereka juga berada di sebelah utara dan di daerah pantai, sedangkan Tinam di daerah hulu sungai Ransiki sampai Sower di sebelah selatannya serta Urwam di daerah-daerah pantai sebelah utara Oransbari.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Barat

Irarutu (Kaimana); Irarutu (Teluk Bintuni)

Suku Irarutu atau Irahutu adalah salah satu suku terbesar di Papua Barat yang tersebar di pantai dan pegunungan Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Kaimana, dan Kabupaten Fakfak. Suku Irarutu identik dengan konsep cinta kasih, toleransi, pluralisme, dan kemanusiaan. Disebut demikian karena sebelum dan sesudah agama disebarkan di pesisir Teluk Arguni, Teluk Bintuni, dan Fakfak, masyarakat Suku Irarutu sangat terbuka dengan setiap perbedaan dan hidup berdampingan dengan harmonis bersama saudaranya yang berbeda keyakinan.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Kuri (Kaimana); Kuri (Teluk Bintuni)
Provinsi · Papua Barat

Kuri (Kaimana); Kuri (Teluk Bintuni)

Suku Kuri adalah suku asli yang mendiami sebagian wilayah Kaimana dan Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Barat

Madewana

Suku Madewana (dikenal juga sebagai Asienara, Madidwana, atau Buruwai) adalah kelompok etnis yang mendiami Kabupaten Kaimana di Papua Barat, Indonesia. Jumlah populasinya sekitar 700 jiwa. Suku Madewana umumnya mendiami bagian selatan dari Semenanjung Bomberai dan bagian barat Teluk Kamrau, terutama di distrik Buruway. Kampung-kampung yang mereka huni antara lain, Guriasa, Tairi, Hia, Gaka, Yarona, Kuna, Esania, dan Marobia.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua Barat

Maniwak

Suku Maniwak adalah kelompok etnis yang berasal dari Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, Indonesia. Secara administratif, pemukiman mereka berada di Kampung Maniwak, Distrik Wasior. Mereka adalah penutur bahasa Wamesa, sebuah bahasa Austronesia. Ciri-ciri yang membedakan mereka dari kelompok etnis di sekitarnya, seperti Wamesa, Kuri, atau Roon, adalah warisan budaya dan warna kulit mereka. Suku Maniwak, yang memiliki ciri fisik berupa kulit lebih gelap dan tubuh lebih ramping, sering disebut sebagai keturunan Negroid pra-Melanesia.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Matta; Mbaham
Provinsi · Papua Barat

Matta; Mbaham

Suku Mbaham–Matta (disebut juga Mbaham–Matta Wuh, dari gabungan sub-suku Baham (Patimuni) dan sub-suku Matta (Iha, Kapaur) yang membentuk suku bangsa tunggal) adalah suku bangsa yang bermukim di Semenanjung Bomberai, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Indonesia. Suku ini terbagi dalam 12 marga yang mendiami dataran pesisir selatan Semenanjung Bomberai. Wilayah tempat tinggal mereka dikenal sebagai tempat penghasil buah pala tomandin Fakfak (Myristica argentea) yang berbeda species dengan buah pala asal Banda. Suku ini tersebar di 9 kecamatan, 5 kelurahan, dan 120 kampung. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Baham oleh sub-suku Mbaham dan bahasa Iha oleh sub-suku Matta.

Klik untuk melihat detail

Ringkasan suku bangsa dihimpun dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi pada sumbernya. Teks dilisensikan menurut Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0; lisensi setiap gambar mengikuti halaman berkasnya.