Daftar sumber menggabungkan beberapa provinsi dalam kelompok kawasan. Kelompok tersebut tetap ditampilkan sesuai judul sumber dan tidak dibagi ke provinsi tertentu tanpa dukungan rujukan.

Tekan Enter atau pilih Cari untuk menampilkan hasil. Reset

Menampilkan 12 dari 533 suku yang memiliki keterangan tersedia, halaman 24 dari 45.

Gambar yang tersedia untuk suku Biak
Provinsi · Papua

Biak

Suku Biak berasal dari kelompok etnis yang berasal dari Kepulauan Biak di Teluk Cenderawasih, tepat di lepas pantai utara Pulau Papua. Masyarakat Biak memiliki beberapa sub-suku, seperti Aimando, Betew, Doreri, Kafdaron, Karon, Usba, Wardo, dan Kaipuri yang kebanyakan telah bermigrasi serta menetap di pesisir utara Papua dan Kepulauan Raja Ampat sejak abad ke-15.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua

Cina Serui

Tionghoa Papua adalah kelompok etnis Tionghoa yang tinggal di wilayah Papua, Indonesia. Kehadiran dan interaksi etnis Tionghoa di wilayah ini sudah berlangsung sejak zaman perdagangan rempah-rempah. Sebuah penelitian dari Amerika Serikat bahkan menyebut etnis Tionghoa di Papua sudah lebih berasimilasi dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Orang Tionghoa Papua di Kepulauan Yapen (Serui) akrab dengan istilah "Prancis" yang merupakan akronim dari Peranakan Cina-Serui. Generasi Peranakan Cina-Serui sendiri tak canggung menyebut diri mereka "Ciko", kependekan dari "Cina Komin" atau Cina Papua. Di wilayah lain seperti pesisir selatan, interaksi antara suku Kamoro dengan pedagang asal Tiongkok sudah terbangun lama, terbukti dari kata Tena yang berarti "asing" merupakan serapan dari kata 'Tjina' atau 'China'.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Dera
Provinsi · Papua

Dera

Suku Dera atau disebut juga Draa, Dra, Ndra merupakan suku bangsa yang mendiami perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Lebih tepatnya seperti Distrik Web atau Distrik Yaffi dan sekitarnya di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Indonesia. Dalam buku Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia oleh Zulyani Hidayah, tercatat jumlah populasinya di wilayah Indonesia sekitar 1.000 jiwa, dan di wilayah Papua Nugini sekitar 680 jiwa. Mereka menggunakan bahasa Dera yang merupakan anggota rumpun bahasa Senagi (bukan bahasa Senggi). Bahasa ini memiliki dua dialek Menggwa Dla dan Dla sebenarnya.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Jouw-Warry
Provinsi · Papua

Jouw-Warry

Suku Demta disebut juga Jouw Warry atau Souw Warry / Sowari merupakan suku bangsa yang mendiami Distrik Demta, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia. Jumlah populasinya sekitar 800 jiwa, sedangkan menurut Joshua Project populasi Suku Demta - pengguna bahasa Sowari - mencapai 1.700 jiwa.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua

Kaureh

Kaureh adalah suatu kelompok etnis atau suku bangsa yang mendiami Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura di Provinsi Papua, Indonesia.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Kayu Pulau/Kayu Batu
Provinsi · Papua

Kayu Pulau/Kayu Batu

Kayu Pulau (dikenal juga sebagai Kayu Pulo, Kayo Pulau) adalah kelompok etnis yang mendiami Kampung Tahima Soroma (Kayu Pulo dan Pulo Kosong), Kota Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia. Sedangkan kelompok etnis yang mendiami Kampung Kayo Batu disebut juga Kayu Batu (dikenal juga sebagai Kayo Batu). Bahasa yang digunakan sama yaitu bahasa Kayu Pulau–Kayu Batu. Pada tahun 2007, hanya 50 orang Kayu Pulau yang masih bisa menggunakan bahasa ini.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Kurudu
Provinsi · Papua

Kurudu

Suku Kurudu (Kurudu: Miobo) adalah kelompok etnis yang mendiami pulau Kurudu dan pesisir Pamai Erar di pesisir utara Papua. Masyarakat suku Kurudu sendiri merupakan campuran dari berbagai etnis yang berasal dari Yapen, Waropen, dan Biak yang telah berasimilasi dengan penduduk asli Kurudu di masa lampau dan membentuk penduduk suku Kurudu sekarang. Saat ini, suku Kurudu dan Kaipuri telah disatukan dan kemudian dikenal sebagai orang Miobo. Seorang penulis Belanda, dr. J.J. De Hollander yang hidup pada masa 1800-an, menuliskan bahwa "Penduduk Kurudu terdiri dari suku-suku yang sepenuhnya liar, mereka sebagai orang-orang yang berbahaya tapi sopan".

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Ormu
Provinsi · Papua

Ormu

Suku Ormu atau Imbhi (Imbi) atau Rarankwa adalah suku bangsa yang mendiami Distrik Raveni Rara dan wilayah sekitarnya di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia. Mereka terbagi menjadi dua kampung utama yaitu Kampung Ormu Wari (Ormu Besar) dan Kampung Ormu Necheibe (Ormu Kecil).

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua

Orya

Suku Orya (Oria, Uria) atau Yapsi (Yapzi) adalah suku bangsa yang mendiami Distrik Unurum Guay dan Yapsi di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua

Paito

Suku Paito dan Bosumbaso adalah kedua suku penduduk Kampung Yoke, Distrik Mamberamo Hilir, Mamberamo Raya, di Provinsi Papua. Keduanya menggunakan bahasa mereka sendiri yang disebut Bahasa Yoke.

Klik untuk melihat detail
Ilustrasi pengganti, foto suku belum tersedia
Provinsi · Papua

Papasena

Suku Papasena adalah suku yang tinggal di Kampung Papasena I, Papasena II, dan Papasena III, Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua. Mereka menggunakan bahasa Papasena.

Klik untuk melihat detail
Gambar yang tersedia untuk suku Sentani; Sentani/Bhuyaka (Ralibhu Nolobhu Waibu)
Provinsi · Papua

Sentani; Sentani/Bhuyaka (Ralibhu Nolobhu Waibu)

Suku Sentani adalah kelompok etnis yang mendiami wilayah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Terutama di sekitar danau Sentani dan sebagian kotamadya Jayapura. Jumlah populasinya sekitar 30.000 jiwa.

Klik untuk melihat detail

Ringkasan suku bangsa dihimpun dari Wikipedia bahasa Indonesia dengan atribusi pada sumbernya. Teks dilisensikan menurut Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0; lisensi setiap gambar mengikuti halaman berkasnya.